Ubi Ungu?

12 Jul

Salam BSO! Mangesthi Luhur Ambangun Desa😀

Halo, gimana liburannya teman-teman? Oiya, udah pada tau kan kalo BSO lagi melakukan pendampingan KWU donat ubi ungu buat para ibu-ibu di dusun gugur? Nah, sekarang kita bakal sharing-sharing sedikit mengenai makanan yang lagi mulai banyak digemari ini.

Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan sehat maka tuntutan konsumen terhadap bahan pangan juga mulai bergeser. Bahan pangan yang kini mulai banyak diminati konsumen tidak hanya memiliki komposisi gizi yang baik serta penampakan dan cita rasa yang menarik, tetapi juga mempunyai fungsi fisiologis tertentu bagi tubuh.

Nah, mungkin bagi sebagian orang, ubi ungu atau yang juga sering disebut “telo ungu” ini adalah makanan yang terkesan agak kampungan, ngga cocok buat orang kota. Tapi eits jangan salah, pigmen warna ungu pada Ipomea batatas bermanfaat sebagai antioksidan lho, karena dapat menyerap racun, polusi udara, oksidasi dalam tubuh, juga menghambat penggumpalan sel-sel darah. Dari manfaat yang satu ini, ubi ungu malah lebih cocok buat orang kota bukan🙂

Image

Selain antioksidan, di dalam ubi ungu juga terdapat Betakaroten yang berperan dalam pembentukan vitamin A dan pengendali hormon melatonin. Hormon ini merupakan antioksidan bagi sel dan sistem syaraf. Jika tubuh kita kekurangan hormon melatonin dapat menyebabkan gangguan tidur dan penurunan daya ingat serta kekebalan tubuh. 

Sebuah riset di Kansas State University menemukan kandungan alami pada ubi ungu yang dapat mencegah kanker, yakni antosianin. Antosianin merupakan zat yang dapat menimbulkan warna merah, biru dan ungu pada buah atau sayur. Kandungan antosianin pada ubi ungu sangat tinggi dan memiliki dua turunan, yakni cyanidin dan peonidin. Senyawa antosianin mampu mencegah timbulnya sel-sel kanker.
 
Image
Kandungan lain yang bermanfaat pada ubi ungu adalah fenol, yaitu senyawa kimia yang memiliki efek anti-penuaan dan komponen antioksidan. Ubi ungu memiliki kandungan fenol total dan kapasitas antioksidan yang lebih tinggi dari yang ubi yang lain.
 Image
 
Nah, gimana? Udah tau kan sekarang betapa sehatnya makanan yang satu ini. Rasanya juga enak dan sekarang udah didiversifikasi menjadi berbagai bentuk seperti donat, es krim, cake, keripik, klepon, pudding, dan masih banyak lagi. Yuk, dikonsumsi ubi ungunya!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: